Tampilkan postingan dengan label KOMPUTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOMPUTER. Tampilkan semua postingan

Saat akan desain ataupun menggabung gambar adakalanya gambar yang akan di olah hanya seb agian dari gambar tersebut sehingga sebagian dari gambar tersebut harus diseleksi terlebih dahulu untuk kemudian baru digabung dengan gambar yang lain. Berikut adalah contoh penggabungan gambar bitmap yang sebelumnya menggunakan pemilihan bagian gambar
dengan teknik seleksi.
  • seleksi untuk gambar yang akan digandakan, gunakan salah satu teknik

  • lalu buka file gambar yang akan ditempel oleh gambar yang telah diseleksi tersebut

  • Letakkan kedua gambar berdampingan agar pada saat mendragnya lebih mudah.

  • Lalu drag gambar yang diseleksi dengan menggunakan move tool  menuju gambar yang kedua.
  • Atur posisinya agar sesuai yang diinginkan



Langkah detail untuk membuat efek petir adalah sebagai berikut :

1.    Buat dokumen baru dengan ukuran 200 x 500 px. Seperti pada gambar di bawah :
2.    Pastikan foreground berwarna hitam dan background berwarna putih
3. Klik gradient tool  dan klik geser menyamping, yang hasilnya seperti di bawah ini


4.    Langkah berikutnya adalah Render dan beri efek difference clouds dengan cara klik pada menu filter > render > difference clouds.
5.  Kemudian gunakan  image > adjusment > invert (Ctrl+i), maka akan menghasilkan tampilan seperti ini : 



Layer digunakan untuk menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar, Bisa dikatakan saat mengabungkan gambar satu dengan yang lainya akan terbentuk lebih dari satu layer (multi layer). Artinya beberapa gambar tersebut seakan akan bertumpuk sehingga akan terlihat menjadi sebuah objek atau gambar. Gambar yang berada pada layer atas maka akan berada pada tumpukan yang paling atas dan bisa menutupi tumpukan gambar yang berada dibawahnya.

Langkah – langkah untuk mengabungkan gambar dengan multi layer adalah sebagai berikut :

  • Buat file baru pada aplikasi pengolah gambar bitmap photoshop dengan perintah file à new (ctrl + N), kemudian akan muncul kotak sebagai berikut 



  • Beri nilai width = 400, height = 400background contents : background color dan kemudian klik OK
  • Buka file gambar yang akan digabung dengan jalan klik menu file à open (ctrl + O), kemudian akan terbuka kotak dialog untuk memilih file.
  • Cari file yang akan digabungkan misalnya garfield1.jpg dan bart_simpson.jpg.
  • Sehingga pada lembar kerja photoshop akan terbuka 3 file



  • .    Klik dan drag file bart_simpson.jpg ke file yang berisi background warna kuning, sehingga gambar bart_simpson akan tercopi di file ber-background kuning


  • Saat bart_simpson.jpg tergandakan difile baru maka otomatis akan terbentuk layer baru yang bernama layer 1
  • Kemudian klik dan drag file garfield1.jpg ke file yang berisi background warna kuning, sehingga gambar garfield1.jpg akan tercopi di file ber-background kuning..

 





Filter distort berfungsi untuk mengacak gambar dengan suatu keteraturan tertentu. Jenis filter distort menghasilkan efek distorsi secara geometris, efek tiga dimensi atau efek pembentukan ulang pada sebuah gambar. Di dalam filter ini terdapat 12 efek khusus yaitu : diffuse glow, displace, glass, ocean ripple, pinch, polar coordinates, ripple, shear, spherize, twirl, wave, dan zigzag.

Dibawah ini merupakan obyek gambar bitmap buah.jpg yang belum mendapatkan efek filter distort
Berikut adalah contoh dari beberapa pemberian efek filter distort pada obyek gambar bitmap :

Filter brush stroke memiliki fungsi untuk memberikan efek pada gambar menjadi seperti lukisan berupa tinta dengan berbagai pilihan alat untuk melukis.Hal ini hampir sama dengan fungsi filter artistic .
Pada filter brush stroke terdapat delapan efek khusus yaitu : accented edges, angled strokes, crosshatch, dark strokes, ink outlines, spatter, sparyed strokes, dan sumi-e.
Dibawah ini merupakan obyek gambar bitmap buah.jpg yang belum mendapatkan efek filter brush stroke

Berikut adalah contoh dari beberapa pemberian efek filter brush stroke pada obyek gambar bitmap.

Cara menerapkan layer mode pada aplikasi pengolah gambar bitmap ini, sedikitnya dibutuhkan 2 layer agar terlihat efek dari layer mode tersebut.  Berikut adalah langkah-langkah untuk menerapkan layer mode
  • Buat file baru yang terdiri dari minimal 2 layer. 1 layer berisi gambar bitmap dan 1 layer diberi warna 

Jenis layer mode
Hasil
1.Darken group
Darken
Multiply
color burn
Linear burn
Darker color
2.Lighten group
lighten
screen
color dodge
linear dodge
Lighter color
3.Contras mode
Overlay
Soft Light
Hard Light
Vivid Light
Linear Light
Pin Light
Hard Mix
3.Comparative mode
Difference
Exclusion
4.Composite modes
Hue
saturation
color
Luminosity

Group layer mode
Fungsi
Jenis layer mode
Darken modes
Berfungsi untuk member efek image menjadi lebih gelap.

darken
multiply
color burn
darker color
linear burn
Lighten modes

Berfungsi untuk member efek image menjadi lebih cerah.
lighten
screen
color dodge
linear dodge
Lighter color
Contrast modes
Berfungsi sekaligus menggelapkan dan mencerahkan image serta meningkatkan kontras.

Overlay
Soft Light
Hard Light
Vivid Light
Linear Light
Pin Light
Hard Mix

Comparative modes
Berfungsi membandingkan piksel di antara layer.Blend mode ini biasanya sangat jarang sekali di gunakan terutama untuk foto editing.

Difference
Exclusion

Composite modes
Berhubungan dengan warna dan juga kilau dari image pada layer.
Hue
Saturation
color
luminosity
Layer blending mode adalah bagaimana bagaimana pixel layer yang aktif bercampur dengan  image pixel di bawahnya.seperti halnya slider opacity di panel layer menjadikan layer yang aktif bercampur dengan layer di bawahnya dengan cara menjadikan layer yang aktif tersebut menjadi transparan.blend mode bekerja seperti halnya slider opacity di atas akan tetapi memakai perhitungan matematis yang berbeda untuk tiap blend mode.
Ada 25 macam blending mode yang ada di photoshop CS3.perubahan yang terjadi dengan blending mode adalah perubahan secara parameter dan blending mode dan pengaturan di dalamnya tidak merusak pixel dari image yang asli.

Letak blending mode pada layer photoshop CS3 terletak pada layer palette dan juga pada dialog box blending option layer
Layer digunakan untuk menggabungkan beberapa gambar menjadi satu gambar, Bisa dikatakan saat mengabungkan gambar satu dengan yang lainya akan terbentuk lebih dari satu layer (multi layer). Artinya beberapa gambar tersebut seakan akan bertumpuk sehingga akan terlihat menjadi sebuah objek atau gambar. Gambar yang berada pada layer atas maka akan berada pada tumpukan yang paling atas dan bisa menutupi tumpukan gambar yang berada dibawahnya.

Langkah – langkah untuk mengabungkan gambar dengan multi layer adalah sebagai berikut :

  • Buat file baru pada aplikasi pengolah gambar bitmap photoshop dengan perintah file à new (ctrl + N), kemudian akan muncul kotak sebagai berikut 



  • Beri nilai width = 400, height = 400, background contents : background color dan kemudian klik OK
  • Buka file gambar yang akan digabung dengan jalan klik menu file à open (ctrl + O), kemudian akan terbuka kotak dialog untuk memilih file.
  • Cari file yang akan digabungkan misalnya garfield1.jpg dan bart_simpson.jpg.
  • Sehingga pada lembar kerja photoshop akan terbuka 3 file



  • .    Klik dan drag file bart_simpson.jpg ke file yang berisi background warna kuning, sehingga gambar bart_simpson akan tercopi di file ber-background kuning


  • Saat bart_simpson.jpg tergandakan difile baru maka otomatis akan terbentuk layer baru yang bernama layer 1
  • Kemudian klik dan drag file garfield1.jpg ke file yang berisi background warna kuning, sehingga gambar garfield1.jpg akan tercopi di file ber-background kuning..